UT Tarakan Meriahkan Dies Natalis ke-42 Universitas Terbuka dengan Semangat Inovasi, Kebersamaan, dan Peduli Lingkungan

Tarakan, 4 September 2026 – Universitas Terbuka Tarakan turut memeriahkan peringatan Dies Natalis ke-42 Universitas Terbuka yang berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, di lingkungan Kantor UT Tarakan. Perayaan berlangsung meriah, penuh kebersamaan, dan diikuti oleh berbagai unsur keluarga besar UT Tarakan.

Dies Natalis ke-42 Universitas Terbuka tahun ini mengusung tema “Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri.” Tema tersebut mencerminkan komitmen Universitas Terbuka untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat layanan pembelajaran jarak jauh, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

Di UT Tarakan, rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi dengan zumba bersama di halaman Kantor UT Tarakan. Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Para peserta mengikuti gerakan zumba bersama sebagai pembuka rangkaian Dies Natalis sekaligus sebagai sarana membangun kebersamaan dan semangat hidup sehat di lingkungan keluarga besar UT Tarakan.

Setelah kegiatan zumba, rangkaian acara dilanjutkan di Aula Kantor UT Tarakan. Dalam perayaan tahun ini, UT Tarakan mengusung tema khusus untuk desain dan dekorasi Dies Natalis, yaitu “Jangan Bakar Hutanku, Biarkan Langit Tetap Biru.”

Tema dekorasi tersebut membawa pesan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya pentingnya menjaga hutan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan. Melalui tema tersebut, UT Tarakan tidak hanya menghadirkan suasana perayaan yang menarik dan kreatif, tetapi juga menyampaikan pesan edukatif mengenai pentingnya menjaga alam agar tetap lestari bagi generasi mendatang.

Suasana Aula Kantor UT Tarakan semakin semarak dengan penataan dekorasi bernuansa lingkungan yang dipadukan dengan identitas Dies Natalis ke-42 Universitas Terbuka. Kehadiran tema lingkungan menjadi ciri khas tersendiri dalam perayaan Dies Natalis tahun ini di UT Tarakan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengikuti rangkaian pembukaan Dies Natalis ke-42 Universitas Terbuka dari UT Pusat. Setelah rangkaian pembukaan dari pusat selesai, UT Tarakan melaksanakan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan Universitas Terbuka yang telah memasuki usia ke-42 tahun.

Pemotongan tumpeng menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian acara. Prosesi tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan agar Universitas Terbuka terus berkembang, semakin maju, inovatif, dan mampu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Indonesia.

Kemeriahan kegiatan semakin terasa dengan kehadiran berbagai unsur keluarga besar UT Tarakan. Acara turut dihadiri oleh perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT), perwakilan SALUT UT Paguntakan, serta perwakilan mahasiswa Universitas Terbuka.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud kebersamaan sekaligus dukungan terhadap perjalanan dan perkembangan Universitas Terbuka. Perayaan Dies Natalis menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara pegawai, alumni, mitra layanan, mahasiswa, serta seluruh unsur yang selama ini turut berkontribusi dalam mendukung layanan pendidikan UT di wilayah Kalimantan Utara.

Salah satu bagian yang paling ditunggu dalam perayaan tersebut adalah pengundian doorprize. Mekanisme pengundian dilakukan secara digital dengan memanfaatkan data peserta yang telah melakukan daftar hadir melalui barcode saat mengikuti kegiatan. Nama-nama peserta yang telah tercatat kemudian dimasukkan ke dalam sistem pengundian.

Proses penentuan penerima doorprize dilakukan melalui spin nama secara acak yang ditampilkan kepada peserta. Setiap kali proses spin dilakukan, nama yang terpilih secara otomatis menjadi penerima doorprize yang telah disiapkan oleh UT Tarakan. Mekanisme tersebut membuat proses pengundian berlangsung lebih menarik, transparan, dan interaktif.

Antusiasme peserta terlihat setiap kali proses spin nama dimulai. Suasana aula menjadi semakin meriah ketika peserta menantikan nama yang akan muncul sebagai penerima doorprize. Momen tersebut menghadirkan keceriaan, kejutan, dan gelak tawa yang semakin mempererat suasana kekeluargaan dalam peringatan Dies Natalis ke-42.

Rangkaian kegiatan yang dimulai dari zumba pagi, pembukaan dari UT Pusat, pemotongan tumpeng, hingga pengundian doorprize menjadikan Dies Natalis ke-42 di UT Tarakan tidak hanya sebagai sebuah kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

Memasuki usia ke-42, Universitas Terbuka terus berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas yang dapat diakses masyarakat secara luas. Berbagai inovasi dalam pembelajaran, teknologi, pelayanan mahasiswa, dan pengembangan kelembagaan menjadi bagian dari upaya UT untuk semakin dikenal di tingkat nasional maupun global.

Bagi UT Tarakan, semangat “Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri” menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat, khususnya di Kalimantan Utara dan wilayah sekitarnya.

Melalui tema dekorasi “Jangan Bakar Hutanku, Biarkan Langit Tetap Biru,” UT Tarakan juga ingin menegaskan bahwa semangat inovasi dan kemajuan harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Pendidikan tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga dalam membangun kesadaran untuk menjaga alam dan lingkungan.

Perayaan Dies Natalis ke-42 menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar UT Tarakan untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta bersama-sama mendukung Universitas Terbuka agar semakin maju dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Selamat Dies Natalis ke-42 Universitas Terbuka.

“Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri.”

UT Tarakan: “Jangan Bakar Hutanku, Biarkan Langit Tetap Biru.”

Dari Tarakan, semangat inovasi, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan terus digaungkan untuk memberikan manfaat bagi pendidikan, masyarakat, dan negeri.