Tawau, Malaysia — Universitas Terbuka (UT) Tarakan melaksanakan audiensi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Tawau pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Kantor KJRI Tawau. Kegiatan ini merupakan upaya memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan layanan pendidikan tinggi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Malaysia, khususnya Tawau dan sekitarnya.
Rombongan UT Tarakan yang dipimpin oleh Direktur UT Tarakan, Bapak Jeji Muhamad Najib, S.Kom., disambut langsung oleh jajaran KJRI Tawau dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membangun koordinasi serta menjajaki peluang kerja sama dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia di luar negeri.
Dalam kesempatan tersebut, pihak UT Tarakan memaparkan berbagai program unggulan, sistem pembelajaran jarak jauh, serta kemudahan layanan akademik yang dapat diakses oleh mahasiswa tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan. Hal ini dinilai sangat relevan bagi WNI yang bekerja di luar negeri, termasuk di wilayah Tawau.
Direktur UT Tarakan, Bapak Jeji Muhamad Najib, S.Kom., dalam penyampaiannya menegaskan komitmen UT untuk terus hadir memberikan layanan pendidikan yang fleksibel dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk WNI di luar negeri.
Pihak KJRI Tawau menyambut baik kehadiran UT Tarakan dan mengapresiasi komitmen universitas dalam memperluas akses pendidikan bagi diaspora Indonesia. KJRI Tawau juga menyatakan dukungannya terhadap upaya sosialisasi pendidikan tinggi, serta siap memfasilitasi koordinasi dengan komunitas WNI di wilayah kerjanya.
Audiensi ini juga membahas potensi kolaborasi dalam bentuk sosialisasi bersama, pendampingan mahasiswa, serta dukungan informasi pendidikan kepada masyarakat Indonesia di Malaysia. Diharapkan, melalui kerja sama ini, semakin banyak WNI yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan ini menjadi langkah strategis UT Tarakan dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan hingga ke luar negeri, sekaligus memperkuat peran institusi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia.