UT Tarakan Sukses Menyelenggarakan Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh untuk Mahasiswa

       Tarakan, 22-23 Februari 2025 – Universitas Terbuka (UT) Tarakan sukses menyelenggarakan Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ), sebuah program strategis yang bertujuan untuk memberikan dukungan komprehensif bagi mahasiswa dalam menjalani pendidikan berbasis daring. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 22-23 Februari 2025, dengan serangkaian agenda yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan esensial, mulai dari proses registrasi, strategi pembelajaran mandiri, hingga kesiapan menghadapi ujian.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Tarakan, Simon Patino, S.AB., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem pendidikan jarak jauh. “Dalam menghadapi era digitalisasi dan globalisasi, kami sangat mendukung program yang meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tarakan, terutama dalam memfasilitasi pembelajaran jarak jauh yang kini menjadi pilihan utama,” ungkapnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tarakan, Simon Patino, S.AB

Agenda Kegiatan LPKBJJ

       Pada hari pertama, 22 Februari 2025, kegiatan diawali dengan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB), yang memberikan pemahaman menyeluruh mengenai sistem akademik UT, layanan pendidikan, serta strategi belajar mandiri yang efektif. Mahasiswa juga mendapatkan pendampingan melalui Klinik Ujian (KU), yang bertujuan untuk membimbing mereka dalam memahami mekanisme ujian daring serta strategi menghadapi ujian secara optimal.

Pada hari kedua, 23 Februari 2025, program dilanjutkan dengan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ), yang berfokus pada teknik manajemen waktu, pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, serta metode belajar yang lebih efektif. Selain itu, mahasiswa juga mengikuti Workshop Tugas (WT) yang membahas tata cara penyusunan tugas akademik sesuai dengan standar UT.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa baru mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berkolaborasi dalam mencari solusi atas berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam sistem pembelajaran daring. Dengan pendekatan interaktif dan partisipatif, diharapkan mahasiswa dapat lebih siap dalam mengelola perkuliahan secara mandiri.

       Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Branch Manager BTN KC Tarakan, Hari Muliawarman, serta pengurus SALUT Paguntaka. Kehadiran para mitra dan pemimpin daerah ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan jarak jauh di Kota Tarakan.

Dalam sambutannya, Direktur UT Tarakan, Jeji Muhamad Najib, S.Kom., menegaskan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran daring. “Keberhasilan dalam sistem pembelajaran berbasis daring tidak hanya bergantung pada fasilitas yang disediakan, tetapi juga pada kesiapan mahasiswa dalam mengelola waktu, memanfaatkan teknologi, serta mengembangkan strategi belajar yang efektif. Melalui LPKBJJ, kami berharap mahasiswa UT Tarakan dapat lebih siap dan percaya diri dalam menempuh pendidikan tinggi,” ujarnya.

Direktur UT Tarakan, Jeji Muhamad Najib, S.Kom.

       Dengan suksesnya penyelenggaraan Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) ini, UT Tarakan terus berupaya memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan fleksibel bagi seluruh mahasiswa. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memastikan keberhasilan mahasiswa dalam sistem pendidikan jarak jauh serta memperkuat komitmen UT dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas.